PERSEPSI PERAWAT TERHADAP PROSES REHABILITASI PASIEN STROKE DI RS BETHESDA YOGYAKARTA: STUDI KUALITATIF DENGAN IN-DEPTH INTERVIEW

Susanto, Nicholas Adi Perdana and Adityasiwi, Gian Lisuari Adityasiwi and Gusma, Ellysa Okky PERSEPSI PERAWAT TERHADAP PROSES REHABILITASI PASIEN STROKE DI RS BETHESDA YOGYAKARTA: STUDI KUALITATIF DENGAN IN-DEPTH INTERVIEW. -. (Unpublished)

[img] Text
LAPORAN PENELITIAN DR NICHO 2025 2026(1).pdf

Download (417kB)
[img] Text
SK PENELITIAN PAK NICHO (1).pdf

Download (536kB)

Abstract

Latar Belakang: Rehabilitasi pasien stroke merupakan proses jangka panjang yang memerlukan sinergi antara tenaga kesehatan dan keluarga. Perawat memiliki peran sentral dalam menjembatani fase akut di rumah sakit dengan fase pemulihan mandiri di rumah. RS Bethesda Yogyakarta sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan perlu memahami persepsi perawat untuk mengoptimalkan kualitas asuhan keperawatan dan keberlanjutan rehabilitasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi perawat mengenai proses rehabilitasi pasien stroke di RS Bethesda Yogyakarta, mencakup peran edukasi, hambatan keluarga, hingga peluang inovasi layanan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan in-depth interview (wawancara mendalam). Informan penelitian adalah perawat di unit SICU, Stroke Center, dan Bangsal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama. Hasil: Analisis data menghasilkan lima tema utama: Karakteristik Pasien dan Kendala Onset: Mayoritas kasus merupakan stroke rekuren dengan hambatan onset delay akibat kurangnya pemahaman keluarga terhadap gejala awal. Peran Edukator Perawat: Perawat secara aktif memberikan edukasi terkait ADL, pencegahan komplikasi (mobilisasi miring kanan-kiri), dan manajemen nutrisi. Beban Psikologis Keluarga: Kelelahan emosional dan ketidakpastian kesembuhan menjadi hambatan dalam konsistensi perawatan jangka panjang. Faktor Pendukung Pemulihan: Keberhasilan motorik bergantung pada keterlibatan keluarga dalam latihan fisik di rumah, meskipun terdapat kendala logistik dan administratif (BPJS). Kebutuhan Inovasi Digital: Perawat mendukung pengembangan media edukasi berbasis video tutorial dan WhatsApp untuk mengatasi keterbatasan ingatan keluarga. Kesimpulan: Proses rehabilitasi stroke di RS Bethesda telah berjalan dengan edukasi yang intensif, namun masih terhambat oleh beban psikologis keluarga dan keterbatasan media edukasi yang standar. Diperlukan standarisasi konten edukasi dan pemanfaatan teknologi digital seperti video tutorial berbasis QR Code untuk meningkatkan kemandirian keluarga dan efektivitas rehabilitasi pasien di rumah. Kata Kunci: Persepsi Perawat, Rehabilitasi Stroke, Edukasi, Studi Kualitatif, Video Tutorial.

Item Type: Article
Subjects: 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 610.7 Pendidikan, Penelitian, Perawatan, Topik-Topik berkaitan
Divisions: Prodi Sarjana Fisioterapi
Depositing User: Gian Lisuari Adityasiwi
Date Deposited: 24 Feb 2026 02:07
Last Modified: 24 Feb 2026 02:07
URI: http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/5908

Actions (login required)

View Item View Item