CASE REPORT: TERAPI PEMIJATAN GENGGAM JARI PADA PASIEN DENGAN NYERI AKUT POST OPERASI REKONSTRUKSI MAKSILOFASIAL DI RUANG GALILEA III RS BETHESDA YOGYAKARTA

SARI, VINDA DWI MEILATI (2025) CASE REPORT: TERAPI PEMIJATAN GENGGAM JARI PADA PASIEN DENGAN NYERI AKUT POST OPERASI REKONSTRUKSI MAKSILOFASIAL DI RUANG GALILEA III RS BETHESDA YOGYAKARTA. Karya Ilmiah Akhir thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.

[img] Text (VINDA DWI MEILATI SARI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (622kB)
[img] Text (VINDA DWI MEILATI SARI)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (717kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (331kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (539kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (327kB)

Abstract

VINDA DWI MEILATI SARI. “Case Report: Terapi Pemijatan Genggam Jari pada Pasien dengan Nyeri Akut Post Operasi Rekonstruksi Maksilofasial di Ruang Galilea III RS Bethesda Yogyakarta” Latar Belakang: Fraktur maksilofasial merupakan fraktur yang dapat terjadi pada jaringan lunak maupun keras akibat benturan keras. Penanganan fraktur maksilofasial harus dilakukan secara cepat dan tepat, salah satunya adalah dengan pembedahan. Beberapa masalah yang sering muncul pada pasien pasca bedah meliputi nyeri. Penanganan masalah nyeri dapat dilakukan dengan manajemen nyeri berupa intervensi farmakologi atau non farmakologi. Penatalaksanaan nyeri non farmakologi salah satunya dengan terapi relaksasi pijat genggam jari. Terapi genggam jari merupakan salah satu teknik yang berfokus pada pemijatan area tertentu di tubuh seperti tangan dan kaki untuk mempengaruhi organ dan fungsi tubuh lainnya. Tujuan: Mengetahui gambaran pelaksanaan terapi pemijatan genggam jari pada pasien dengan nyeri akut post operasi rekonstruksi maksilofasial di Ruang Galilea III RS Bethesda Yogyakarta. Metode: Intervensi dilaksanakan dua hari berturut-turut selama 30 menit, dengan menggunakan alat ukur berupa lembar observasi numeric rating scale. Hasil: Penerapan penatalaksanaan dengan intervensi keperawatan mandiri menggunakan teknik relaksasi pijat genggam jari dapat membantu mengurangi nyeri pasien setelah operasi rekonstruksi maksilofasial secara signifikan, dari kategori nyeri sedang (skor 6) menjadi nyeri ringan (skor 2), pasien lebih tenang dan merasa lebih nyaman. Kesimpulan: Intervensi pemberian relaksasi pijat genggam jari mampu menurunkan intensitas nyeri pasca operasi. Kata Kunci: Post operasi rekonstruksi - maksilofasial – Nyeri akut – Relaksasi Genggam Jari xiv + 66 halaman + 5 tabel + 2 gambar + 5 lampiran Kepustakaan: 21, 2017-2023

Item Type: Thesis (Karya Ilmiah Akhir)
Uncontrolled Keywords: Post operasi rekonstruksi - maksilofasial – Nyeri akut – Relaksasi Genggam Jari
Subjects: 600 Teknologi
600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran
600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi
600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi > 615.8 Terapi Fisik dan Lain-Lain Terapi
Divisions: Prodi Pendidikan Profesi NERS
Depositing User: Niken R. Kusumadewi
Date Deposited: 27 Oct 2026 03:46
Last Modified: 27 Oct 2026 03:46
URI: http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/6560

Actions (login required)

View Item View Item