HUBUNGAN JENIS ANESTESI DENGAN DERAJAT SHIVERING PADA PASIEN PASCA ANESTESI DI RS MARDI WALUYO METRO TAHUN 2024

CENTAURY, JONATHAN ALFA (2024) HUBUNGAN JENIS ANESTESI DENGAN DERAJAT SHIVERING PADA PASIEN PASCA ANESTESI DI RS MARDI WALUYO METRO TAHUN 2024. Skripsi thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.

[img] Text (JONATHAN ALFA CENTAURY)
NASKAH PUBLIKASI_JONATHAN ALFA CENTAURY_2306043.pdf

Download (232kB)
[img] Text (JONATHAN ALFA CENTAURY)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (792kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (189kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (115kB)

Abstract

JONATHAN ALFA CENTAURY. “Hubungan Jenis Anestesi dengan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi di RS Mardi Waluyo Metro Tahun 2024”. Latar Belakang. Anestesi merupakan salah satu pelayanan yang sangat vital pada tindakan operasi. Komplikasi utama pasca anestesi adalah shivering dengan kejadian berkisar antara 40% hingga 60%. Penyebab shivering pasca anestesi sampai saat ini belum diketahui pasti sehingga perlu diketahui faktor yang berhubungan dengan penyebab shivering. Tujuan. Mengetahui hubungan jenis anastesi dengan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro tahun 2024. Metode. Desain penelitian ini yaitu studi analitik, rancangan cross sectional. Jumlah sampel 73 pasien dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan instrumen Modified Crossley and Mahajan Scale. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil. Distribusi frekuensi karakteristik pasien pasca anestesi sebagian besar berusia 36-65 tahun (58,9%), jenis kelamin perempuan (50,7%), pendidikan menengah (71,2%) dan status pekerjaan wiraswasta (28,8%). Pasien yang mendapatkan regional anestesi yaitu 56,2% dan general anestesi 43,8%. Distribusi shivering terbanyak berada pada derajat 0 yaitu sebesar 53,4% dan paling sedikit derajat 3 serta 4 masing-masing 1,4%. Hasil analisis didapatkan pvalue 0,009 (p<0,05). Kata Kunci : Jenis Anestesi-Shivering-Pasca anestesi xvi+52 halaman +7 tabel + 2 skema + 15 lampiran Kepustakaan : 23 (2016-2023)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Jenis Anestesi-Shivering-Pasca anestesi
Subjects: 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 617 Pembedahan
Divisions: Prodi Sarjana Keperawatan
Depositing User: Twista Rama Sasi
Date Deposited: 20 Mar 2025 06:26
Last Modified: 20 Mar 2025 06:26
URI: http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/4679

Actions (login required)

View Item View Item