SUSANTO, ANDREYAS EKKO (2025) HUBUNGAN FREKUENSI RELAKSASI NAPAS DALAM DENGAN KEJADIAN BLOOD CLOT PADA PASIEN DENGAN OPEN PROSTATEKTOMI DI RUANG ANGGREK 1 RUMAH SAKIT MARDI WALUYO TAHUN 2024. Skripsi thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.
![]() |
Text (ANDREYAS EKKO SUSANTO)
NASKAH PUBLIKASI_ANDREYAS EKKO SUSANTO_2306009.pdf Download (534kB) |
![]() |
Text (ANDREYAS EKKO SUSANTO)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (483kB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (201kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (341kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) | Request a copy |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (172kB) |
Abstract
ANDREYAS EKKO SUSANTO. “Hubungan Frekuensi Relaksasi Napas Dalam dengan Kejadian Blood Clot pada Pasien dengan Open Prostatektomi di Ruang Anggrek 1 Rumah Sakit Mardi Waluyo Tahun 2024”. Latar Belakang: Hipertrofi prostat jinak (Benign Prostate Hyperplasia/BPH) adalah kondisi yang sering memerlukan prosedur open prostatektomi untuk mengatasi obstruksi saluran kemih. Salah satu komplikasi pascaoperasi adalah terbentuknya gumpalan darah (blood clot) di kandung kemih, yang dapat menghambat aliran urin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara frekuensi relaksasi napas dalam dengan kejadian blood clot pada pasien pasca open prostatektomi di Ruang Anggrek 1 Rumah Sakit Mardi Waluyo Tahun 2024. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasi, melibatkan 11 responden. Data dikumpulkan melalui observasi pelaksanaan teknik relaksasi napas dalam dan evaluasi kejadian blood clot menggunakan Continuous Bladder Irrigation (CBI) Chart. Hasil: Analisa Univariat berdasarkan karakteristik responden sebagian besar berusia 66-74 tahun sebanyak 7 responden (63.6%), paling banyak memiliki pekerjaan Karyawan Swasta/Buruh/Tani/Nelayan 7 responden (63.6%), dan paling banyak menempuh pendidikan SD 10 responden (90.9%). Analisa Bivariat tidak ada hubungan antara frekuensi relaksasi napas dalam terhadap kejadian blood clot nilai p-value = (0.416) > α 0,05. Kesimpulan: tidak ada hubungan antara frekuensi relaksasi napas dalam terhadap kejadian blood clot nilai p-value = (0.416) > α 0,05. Saran: Dapat dijadikan bahan kajian bagi peneliti selanjutnya untuk mengatasi kejadian blood clot pada pasien BPH dengan open prostatektomi. Kata Kunci: Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), Relaksasi Napas Dalam, Kejadian Blood Clot XXV + 60 hal + 8 tabel + 2 skema +19 lampiran Kepustakaan: 25, 2017-2023
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), Relaksasi Napas Dalam, Kejadian Blood Clot |
Subjects: | 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 617 Pembedahan |
Divisions: | Prodi Sarjana Keperawatan |
Depositing User: | Twista Rama Sasi |
Date Deposited: | 20 Mar 2025 08:39 |
Last Modified: | 20 Mar 2025 08:39 |
URI: | http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/4683 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |