HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN EDUKASI PREOPERASI TENTANG AGITASI DENGAN PERILAKU AGITASI PASIEN SAAT EKSTUBASI DI INSTALASI KAMAR BEDAH RS MARDI WALUYO METRO

AJI, JEFRI SUSETYO (2025) HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN EDUKASI PREOPERASI TENTANG AGITASI DENGAN PERILAKU AGITASI PASIEN SAAT EKSTUBASI DI INSTALASI KAMAR BEDAH RS MARDI WALUYO METRO. Skripsi thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.

[img] Text (JEFRI SUSETYO AJI)
NASKAH PUBLIKASI_JEFRI SUSETYO AJI_2306042.pdf

Download (754kB)
[img] Text (JEFRI SUSETYO AJI)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (675kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (412kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (599kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (569kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (225kB)

Abstract

JEFRI SUSETYO AJI: Hubungan antara Penerimaan Edukasi Preoperasi tentang Agitasi dengan Perilaku Agitasi Pasien Saat Ekstubasi di Instalasi Kamar Bedah RS Mardi Waluyo Metro Latar Belakang: Prevalensi agitasi pasca anestesi umum sebesar 25-80%, terjadi pada 30 menit pasca anestesi dan paling sering pada 5-15 menit. Studi awal di RS Mardi Waluyo November –Desember 2024, pasien dengan anestesi umum rata rata berjumlah 47 pasien. Hasil observasi, dari lima pasien, tiga pasien (60%) mengalami agitasi kooperatif dan dua pasien (40%) agitasi tidak kooperatif. Saat ini, pengukuran penerimaan edukasi tentang agitasi belum dilakukan di RS ini. Tujuan: Mengetahui hubungan antara penerimaan edukasi pre-operasi tentang Agitasi dengan perilaku agitasi pasien saat ekstubasi. Metode Penelitian: Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 42 orang, dengan teknik purposive sampling. Hasil: Didapatkan tidak ada hubungan antara penerimaan edukasi preoperasi tentang agitasi dengan perilaku agitasi pasien saat ekstubasi. Hasil uji statistik Somers’d didapatkan nilai p-value 0.936 > 0,05. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara penerimaan edukasi pre-operasi tentang agitasi dengan perilaku saat ekstubasi. Saran: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitian terhadap upaya pencegahan kejadian agitasi pasca anestesi umum. Kata Kunci: Penerimaan Edukasi – Perilaku Agitasi – Ekstubasi xvii + 70 hal + 11 tabel + 2 skema + 19 lampiran Kepustakaan : 40, 2018-2023

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penerimaan Edukasi – Perilaku Agitasi – Ekstubasi
Subjects: 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 617 Pembedahan
Divisions: Prodi Sarjana Keperawatan
Depositing User: Twista Rama Sasi
Date Deposited: 20 Mar 2025 08:21
Last Modified: 20 Mar 2025 08:21
URI: http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/4687

Actions (login required)

View Item View Item