SETIAWAN, AGUNG (2025) EFEKTIVITAS EDUKASI BERBASIS VIDEO TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI PASIEN SETELAH FAKOEMULSIFIKASI DI RUMAH SAKIT MARDI WALUYO METRO LAMPUNG. Skripsi thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.
![]() |
Text (AGUNG SETIAWAN)
NASKAH PUBLIKASI_AGUNG SETIAWAN_2306005.pdf Download (261kB) |
![]() |
Text (AGUNG SETIAWAN)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (396kB) |
![]() |
Text
BAB I.pdf Download (116kB) |
![]() |
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) | Request a copy |
![]() |
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (39kB) | Request a copy |
![]() |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (88kB) |
Abstract
AGUNG SETIAWAN: Efektivitas Edukasi Berbasis Video terhadap Perilaku Pencegahan Komplikasi Pasien Setelah Fakoemulsifikasi di Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro Lampung Latar Belakang: Sekitar 51% kejadian kebutaan di seluruh dunia disebabkan oleh katarak. Fakoemulsifikasi merupakan tindakan bedah katarak yang beresiko menimbulkan komplikasi pasca operasi. Pasien operasi fakoemulsifikasi di RS Mardi Waluyo 458 pasien tahun 2024. Edukasi tentang perawatan di rumah telah dilakukan namun, belum menggunakan media edukatif modern hanya konseling secara lisan dan menggunakan kertas edukasi yang kurang menarik sehingga banyak yang tidak melakukan perawatan dengan baik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis video terhadap perilaku pencegahan komplikasi pasien setelah fakoemulsifikasi. Metode Penelitian: Desain penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan Static-group comparison. Jumlah sampel 36 orang dibagi dalam dua kelompok dengan teknik purposive sampling. Instrumen menggunakan Satuan Acara Penyuluhan (SAP) dan kuesioner, analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Mann Whitney U Test. Hasil: Sebagian besar responden berusia 60-69 tahun 18 orang (50.0%), jenis kelamin perempuan 19 orang (52.8%), tidak bekerja 24 orang (66.7%), dan penghasilan dibawah UMR 24 orang (66.7%). Perilaku pencegahan kelompok intervensi mayoritas baik 18 responden (100%), pada kelompok kontrol cukup baik 16 responden (88.9%). Hasil uji bivariat nilai pvalue 0,00 < 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh edukasi berbasis video terhadap perilaku pencegahan komplikasi pasien setelah fakoemulsifikasi. Saran: Penelitian selanjutnya agar meneliti tentang faktor-faktor yang dapat meningkatkan penerimaan pasien terhadap edukasi berbasis video. Kata Kunci: Edukasi berbasis video – Perilaku pencegahan – Fakoemulsifikasi xviii + 75 hal + 9 tabel + 3 skema + 21 lampiran Kepustakaan : 38, 2014-2024
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Edukasi berbasis video – Perilaku pencegahan – Fakoemulsifikasi |
Subjects: | 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 610.28 Teknik, Prosedur, Alat-Alat, Perlengkapan, Bahan-Bahan |
Divisions: | Prodi Sarjana Keperawatan |
Depositing User: | Twista Rama Sasi |
Date Deposited: | 20 Mar 2025 07:16 |
Last Modified: | 20 Mar 2025 07:16 |
URI: | http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/4695 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |