WAHYUNINGSIH, ARISMA (2025) CASE REPORT: PENERAPAN TERAPI GENGGAM JARI UNTUK MENURUNKAN NYERI KEPALA PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG BOUGENVILE RUMAH SAKIT KRISTEN NGESTI WALUYO PARAKAN TEMANGGUNG. Karya Ilmiah Akhir thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.
|
Text (ARISMA WAHYUNINGSIH)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Download (335kB) |
|
|
Text (ARISMA WAHYUNINGSIH)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (817kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (463kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (278kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (66kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (177kB) |
Abstract
Latar Belakang. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum dijumpai di masyarakat dan angka kejadiannya terus mengalami peningkatan. Secara global, prevalensi hipertensi mencapai sekitar 31%, di Indonesia sebesar 29,2%, dan di Provinsi Jawa Tengah sekitar 31,3%. Salah satu keluhan yang sering dialami oleh penderita hipertensi adalah nyeri kepala. Kondisi ini timbul akibat kerusakan pada pembuluh darah perifer yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Untuk mengurangi nyeri kepala, dapat diterapkan penatalaksanaan non farmakologis, salah satunya melalui terapi genggam jari.Tujuan: Mampu melaksanakan intervensi terapi relaksasi genggam jari terhadap pasien hipertensi yang mengalami nyeri kepala, serta dapat mengidentifikasi tingkat nyeri pasien sebelum dan sesudah diberikan terapi genggam jari di Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo Parakan. Hasil: Masalah utama yang dialami pasien kelolaan adalah keluhan nyeri kepala dengan karakteristik berdenyut (cekot-cekot) yang menjalar ke leher, disertai kondisi tubuh lemas, tekanan darah 192/111 mmHg, nadi 100 kali/menit, dan skala nyeri 8. Berdasarkan pengkajian tersebut, masalah keperawatan yang diidentifikasi adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (iskemik). Intervensi keperawatan yang diberikan berupa terapi relaksasi genggam jari, dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut (30 April – 2 Mei 2025) sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) selama 15 menit setiap sesi. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan skala nyeri dari 8 menjadi 2, setelah dilakukan intervensi Kesimpulan: Terapi genggam jari dapat menurunkan nyeri kepala pada pasien hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, nyeri kepala, tehnik relaksasi genggam jari. xiv + 69 hal + 2 tabel + 8 lampiran Daftar Pustka: 42,2018-2024
| Item Type: | Thesis (Karya Ilmiah Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, nyeri kepala, tehnik relaksasi genggam jari. |
| Subjects: | 600 Teknologi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi > 615.8 Terapi Fisik dan Lain-Lain Terapi |
| Divisions: | Prodi Pendidikan Profesi NERS |
| Depositing User: | Niken R. Kusumadewi |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 08:02 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 08:02 |
| URI: | http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/5416 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
