SARI, MAYA RAHMANA (2025) CASE REPORT: PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK TERHADAP NYERI DAN KECEMASAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG BUGENVIL RUMAH SAKIT KRISTEN NGESTI WALUYO PARAKAN. Karya Ilmiah Akhir thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.
|
Text (MAYA RAHMANA SARI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Download (459kB) |
|
|
Text (MAYA RAHMANA SARI)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (483kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (328kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (144kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (86kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (144kB) |
Abstract
MAYA RAHMANA SARI: “Case report: Pengaruh Pemberian Terapi Musik Terhadap Nyeri dan Kecemasan pada Pasien Hipertensi di Ruang Bugenvil Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo Parakan 2025”. Latar Belakang: Data di Rumah sakit Kristen Ngesti Waluyo Triwulan pertama tahun 2025 di Rawat jalan ada 2443 kasus hipertensi, sedangkan rawat inap kasus terbanyak yaitu cerebral infarction. Salah satu tanda gejala dari hipertensi adalah nyeri kepala. Hipertensi dapat menyebabkan stres dan kecemasan, dan sebaliknya, stres dan kecemasan dapat meningkatkan tekanan darah. Penatalaksanaan nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri kepala dan kecemasan dapat dilakukan dengan terapi musik. Metode: Karya ilmiah ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain case report. Populasi yaitu pasien hipertensi. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1 pasien hipertensi. Intervensi yang dilakukan adalah terapi musik selama 15 menit. Instrumen yang digunakan adalah SOP terapi musik, Numeric Rating Scale (NRS), dan skala kecemasan ZSAS ( Zung Self-Rating Anxiety Scale). Gejala Utama: Ny. N mengalami hipertensi sejak 2 tahun, pasien mengatakan nyeri kepala, sering tidak bisa tidur, badan lemes. Diagnosis keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (hipertensi) dan ansietas berhubungan dengan kekhawatiran mengalami kegagalan.Terapi terapi musik dilakukan pada 29 April 2025 sesuai SOP selama 15 menit dengan outcome terapi terapi musik dapat menurunkan intensitas nyeri dan kecemasan pada Ny. N. Kesimpulan: Terapi musik dapat menurunkan nyeri kepala dan kecemasan pada pasien hipertensi. Saran: Terapi terapi musik sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri kepala dan kecemasan. Kata Kunci: Nyeri Kepala, kecemasan,Terapi musik, Hipertensi, xv+ 67 halaman + 1 skema + 6 tabel + 1 grafik + 4 gambar + 8 lampiran Kepustakaan: 22, 2019-2024
| Item Type: | Thesis (Karya Ilmiah Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nyeri Kepala, kecemasan,Terapi musik, Hipertensi, |
| Subjects: | 600 Teknologi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi > 615.8 Terapi Fisik dan Lain-Lain Terapi |
| Divisions: | Prodi Pendidikan Profesi NERS |
| Depositing User: | Niken R. Kusumadewi |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 06:04 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 06:04 |
| URI: | http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/5438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
