MANIHURUK, ARINTA ERNAWATY (2025) IMPLEMENTASI TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN AMAN NYAMAN (NYERI) : CASE REPORT. Karya Ilmiah Akhir thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.
|
Text (ARINTA ERNAWATY MANIHURUK)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Download (814kB) |
|
|
Text (ARINTA ERNAWATY MANIHURUK)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (761kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (379kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (781kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (91kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (166kB) |
Abstract
ARINTA ERNAWATY MANIHURUK. “Implementasi Terapi Pijat Refleksi Kaki Pada Pasien Diabetes Mellitus (DM) Dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman (Nyeri) : Case Report” Latar Belakang : Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis akibat gangguan metabolisme insulin yang dapat menimbulkan berbagai gejala serta komplikasi serius, termasuk neuropati diabetik. Kondisi ini sering menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan yang mengganggu kualitas hidup pasien. Penatalaksanaan nyeri tidak hanya melalui obat, tetapi juga dengan metode nonfarmakologis yang lebih aman. Salah satu intervensi yang efektif adalah pijat refleksi kaki, karena mampu mengurangi nyeri, memperlancar sirkulasi darah, serta meningkatkan rasa aman dan nyaman pada pasien DM. Gejala Utama, Intervensi Terapeutik dan Outcome : Gejala utama yang dialami pasien adalah nyeri pada kaki seperti ditusuk-tusuk. Hasil pengkajian nilai intensitas nyeri pada hari pertama Adalah 5. Intervensi terapeutik yang diberikan kepada pasien meliputi farmakologis dan nonfarmakologis dengan pemberian implementasi terapi pijat refleksi kaki yang diberikan selama 1 hari sekali selama 2 hari dengan waktu 15 menit. Setelah diberikan intervensi selama 2 hari didapatkan adanya penurunan intensitas nyeri dari skala sedang (5) menjadi ringan (1).Pasien melaporkan peningkatan rasa nyaman, berkurangnya keluhan kesemutan, serta kualitas tidur yang lebih baik. Hasil ini menunjukkan bahwa pijat refleksi kaki efektif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan aman dan nyaman pasien Diabetes Mellitus. Kesimpulan : Terapi pijat refleksi kaki menurunkan intensitas nyeri secara bertahap hingga skala ringan. Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Nyeri, Terapi Pijat Refleksi Kaki v + 132 halaman + 5 tabel + 1 skema + 4 gambar + 6 lampiran Kepustakaan : 31, 2017-2023
| Item Type: | Thesis (Karya Ilmiah Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Mellitus, Nyeri, Terapi Pijat Refleksi Kaki |
| Subjects: | 600 Teknologi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi > 615.8 Terapi Fisik dan Lain-Lain Terapi |
| Divisions: | Prodi Pendidikan Profesi NERS |
| Depositing User: | Niken R. Kusumadewi |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 05:51 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 05:51 |
| URI: | http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/6503 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
