HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN SELF- EFFICACY ANAK DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SD BOPKRI GONDOLAYU YOGYAKARTA 2026

AGUSTIN, VERONICA CHRISTINA (2026) HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN SELF- EFFICACY ANAK DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING DI SD BOPKRI GONDOLAYU YOGYAKARTA 2026. Skripsi thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.

[img] Text (VERONICA CHRISTINA AGUSTIN)
NASKAH PUBLIKASI_VERONICA CHRISTINA AGUSTIN_2506039.pdf

Download (580kB)
[img] Text (VERONICA CHRISTINA AGUSTIN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (898kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (457kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (831kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (772kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (750kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (385kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (400kB)

Abstract

VERONICA CHRISTINA AGUSTIN. “Hubungan Peran Orang Tua dengan Self-Efficacy Anak dalam Mencegah Perilaku Bullying di SD Bopkri Gondolayu Yogyakarta 2026”. Latar Belakang: Bullying masih menjadi permasalahan di sekolah yang berdampak pada perkembangan anak. Data PISA 2023 menunjukkan 41% siswa Indonesia pernah mengalami bullying. Di SD BOPKRI Gondolayu, masih ditemukan keterbatasan peran orang tua dan self-efficacy anak dalam pencegahan bullying. Tujuan: Mengetahui hubungan peran orang tua dengan self-ffficacy anak dalam mencegah perilaku bullying di SD Bopkri Gondolayu Yogyakarta 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV dan V SD Bopkri Gondolayu Yogyakarta sebanyak 111 anak dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Karakteristik responden berusia 11 tahun (45,9%) dan berjenis kelamin laki-laki (50,5%). Karakteristik orang tua sebagian besar berusia 39–45 tahun (49,5%), berpendidikan S1 (45,0%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (28,8%). Peran orang tua berada pada kategori baik (52,3%), sedangkan self-efficacy anak tergolong tinggi (64,0%). Hasil uji Spearman Rank dengan nilai p = 0.00, < (0.05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0.417. Kesimpulan: Terdapat hubungan peran orang tua dengan self-ffficacy anak dalam mencegah perilaku bullying di SD Bopkri Gondolayu Yogyakarta 2026. Saran: Peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi self-efficacy pada anak seperti dukungan teman, peran guru, lingkungan sekolah, pengalaman, dan karakteristik individu. Kata Kunci: Peran Orang Tua-Self-effcacy-Anak-Bullying xvii + 95 hal + 11 tabel + 2 skema + 21 lampiran Kepustakaan: 51, 2016-2025

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Peran Orang Tua-Self-effcacy-Anak-Bullying
Subjects: 100 Philosophy and Psychology
Divisions: Prodi Sarjana Keperawatan
Depositing User: Twista Rama Sasi
Date Deposited: 01 Oct 2026 05:03
Last Modified: 01 Oct 2026 05:03
URI: http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/6443

Actions (login required)

View Item View Item