IDENTIFIKASI DEPRESI PADA PRA LANJUT USIA SEBAGAI UPAYA AWAL PENCEGAHAN DEPRESI DI YOGYAKARTA TAHUN 2025

SITANGGANG, AGNES VENA WIDIASTUTI (2025) IDENTIFIKASI DEPRESI PADA PRA LANJUT USIA SEBAGAI UPAYA AWAL PENCEGAHAN DEPRESI DI YOGYAKARTA TAHUN 2025. Skripsi thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.

[img] Text (AGNES VENA WIDIASTUTI SITANGGANG)
NASKAH PUBLIKASI_RENATA WIDYA PRADIPTANING PUTRI_240301.pdf

Download (549kB)
[img] Text (AGNES VENA WIDIASTUTI SITANGGANG)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (631kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (226kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (128kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (199kB)

Abstract

AGNES VENA WIDIASTUTI SITANGGANG ‘’Identifikasi Depresi pada Pra Lanjut Usia sebagai Upaya Awal Pencegahan Depresi di Yogyakarta Tahun 2025’’ Latar Belakang: Depresi merupakan salah satu gangguan psikologis yang paling sering ditemui, ditandai dengan suasana hati sedih, muram, serta disertai gejala kognitif, fisik, dan interpersonal. Di Indonesia, prevalensi depresi pada lansia mencapai 6,1% dari jumlah penduduk. Pada kelompok pra lansia (45–59 tahun), prevalensi depresi juga tinggi, baik pada laki-laki (9,4 juta) maupun perempuan (9,5 juta). Kondisi tersebut menekankan pentingnya upaya pencegahan sejak dini melalui identifikasi gejala depresi. Tujuan : Mengetahui tingkat depresi pada pra lansia sebagai upaya awal pencegahan depresi di Kampung Sagan RW 09, Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat depresi. Populasi penelitian adalah seluruh pra lansia di Kampung Sagan RW 09 sebanyak 150 orang, dengan teknik total sampling. Hasil : Sebagian besar responden tidak mengalami depresi yaitu 29 orang (58%). Sebanyak 18 orang (36%) mengalami depresi ringan, sedangkan 3 orang (6%) mengalami depresi sedang. Kesimpulan : Mayoritas pra lansia tidak mengalami depresi, meskipun sebagian masih berada pada kategori ringan hingga sedang. Temuan ini menegaskan perlunya perhatian pada faktor risiko depresi sejak usia pra lansia untuk mencegah kondisi lebih berat. Saran : Lansia diharapkan menjaga kesehatan mental melalui kegiatan bermakna, dan keluarga sebagai support system memfasilitasi dalam upaya pencegahan depresi. Kata Kunci : 132 halaman + 2 skema + 8 tabel + 23 lampiran. Kepustakaan : 70,2016-2025.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 618 Ginakologi dan Lain-Lain Kedokteran Khusus > 618.9 Pediatrik dan Geriatrik
Divisions: Prodi Sarjana Keperawatan
Depositing User: Twista Rama Sasi
Date Deposited: 24 Aug 2026 07:35
Last Modified: 24 Aug 2026 07:35
URI: http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/6372

Actions (login required)

View Item View Item