HUBUNGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING DENGAN ANGKA READMISI PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA

HASTUTI, MARTINA DWI (2026) HUBUNGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING DENGAN ANGKA READMISI PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.

[img] Text (MARTINA DWI HASTUTI)
NASKAH PUBLIKASI-MARTINA DWI HASTUTI-2506026.pdf

Download (497kB)
[img] Text (MARTINA DWI HASTUTI)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (520kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (214kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (521kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (443kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (42kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (175kB)

Abstract

MARTINA DWI HASTUTI. “Hubungan Pelaksanaan Discharge Planning Dengan Angka Readmisi Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta”. Latar Belakang: Studi pendahuluan menunjukkan adanya kejadian readmisi pada pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, sehingga perlu dikaji keterkaitan pelaksanaan discharge planning dalam mendukung perawatan pasien setelah pulang dari rumah sakit secara berkelanjutan dan mandiri. Tujuan: Mengetahui hubungan pelaksanaan discharge planning dengan angka readmisi pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional retrospektif. Responden penelitian berjumlah 57 pasien pasien diabetes melitus berdasarkan data rekam medis periode November-Desember 2025 dengan teknik total population. Data dikumpulkan menggunakan lembar discharge planning dan lembar observasi readmisi dan dianilisis menggunakan uji Somers’D. Hasil: Karakteristik jenis kelamin responden laki-laki sebanyak 32 orang (56.1%), usia 60-69 tahun sebanyak 19 orang (33.3%) dan pendidikan SMA/K sebanyak 28 orang (49.1%). Pelaksanaan discharge planning kategori baik sebanyak 46 orang (80.7%). Angka readmisi yaitu tidak readmisi sebanyak 45 orang (78.9%). Hasil uji Somers’D dengan nilai p = 0.017 < (0.05) yang menunjukan adanya hubungan angka readmisi dengan pasien diabetes melitus memiliki tingkat keeratan sebesar 0,388 dengan kategori lemah. Kesimpulan: Pelaksanaan discharge planning yang optimal berhubungan signifikan dengan angka readmisi pada pasien diabetes melitus. Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi angka readmisi, seperti kepatuhan pengobatan, komplikasi penyakit, dukungan keluarga, maupun kondisi klinis pasien. Kata Kunci: Discharge Planning-Readmisi-Diabetes Melitus Xviii + 87 hal + 6 tabel + 2 skema + 13 lampiran Kepustakaan: 54, 2016-2026

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Discharge Planning-Readmisi-Diabetes Melitus
Subjects: 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 616 Penyakit-Penyakit > 616.4 Penyakit Pada Pembentukan Darah, Limpa, Kelenjar, Sistem endoktrin
Divisions: Prodi Sarjana Keperawatan
Depositing User: Twista Rama Sasi
Date Deposited: 01 Oct 2026 05:51
Last Modified: 01 Oct 2026 05:51
URI: http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/6445

Actions (login required)

View Item View Item