UTAMI, ANES SILVIA (2025) PEMBERIAN DEEP BREATHING RELAXATION UNTUK NYERI POST OP HERNIA INGUINAL LATERALIS: CASE REPORT Oleh: A. Karya Ilmiah Akhir thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.
|
Text (ANES SILVIA UTAMI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Download (256kB) |
|
|
Text (ANES SILVIA UTAMI)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (140kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (26kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (82kB) |
Abstract
ANES SILVIA UTAMI. Pemberian Deep Breathing Relaxation untuk Nyeri Post Op Hernia Inguinal Lateralis: Case Report Latar Belakang: Nyeri pascaoperasi adalah tantangan klinis yang signifikan, khususnya pada pasien pascaoperasi hernia inguinalis lateralis. Pengelolaan nyeri yang tidak optimal dapat menghambat pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi. Studi Case ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi non�farmakologis, yaitu Teknik Deep Breathing Relaxation, dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pascaoperasi hernia inguinalis lateralis, mengingat masih jarang ditemukan laporan kasus yang spesifik mengenai intervensi ini. Gejala utama, intervensi terapeutik dan outcome: Pasien Tn. B, 67 tahun, mengeluhkan nyeri akut (skala 6) di area insisi setelah operasi hernia inguinalis lateralis. Intervensi terapeutik yang diberikan adalah teknik Deep Breathing Relaxation. Setelah dilakukan intervensi ini selama dua hari, skala nyeri pasien secara bertahap menurun dari 6 menjadi 3. Hasil ini menunjukkan bahwa Deep Breathing Relaxation efektif sebagai terapi komplementer untuk manajemen nyeri pascaoperasi. Kesimpulan: Deep Breathing Relaxation merupakan intervensi keperawatan yang sederhana, aman, dan efektif untuk mengurangi nyeri pascaoperasi. Pembelajaran utama yang didapat adalah pentingnya mengintegrasikan pendekatan non�farmakologis ke dalam rencana perawatan untuk memberikan manajemen nyeri yang holistik, mengurangi ketergantungan pada analgesik, dan mempercepat proses pemulihan pasien. Kata Kunci: Nyeri pascaoperasi, hernia inguinalis, Deep Breathing Relaxation, manajemen nyeri xii+ 41 halaman+ 3 tabel+ 10 lampiran Kepustakaan: 34, 2020-2025
| Item Type: | Thesis (Karya Ilmiah Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nyeri pascaoperasi, hernia inguinalis, Deep Breathing Relaxation, manajemen nyer |
| Subjects: | 600 Teknologi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi |
| Divisions: | Prodi Pendidikan Profesi NERS |
| Depositing User: | Niken R. Kusumadewi |
| Date Deposited: | 19 Oct 2026 04:43 |
| Last Modified: | 19 Oct 2026 04:43 |
| URI: | http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/6499 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
