ASTIYANI, PUJI (2025) CASE REPOPRT: LATIHAN FUNGSIONAL DENGAN BOLA KARET BERGERIGI PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEKUATAN OTOT MELALUI STIMULASI TAKTIL DAN MOTORIK. Karya Ilmiah Akhir thesis, STIKES Bethesda Yakkum Yogyakarta.
|
Text (PUJI ASTIYANI)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Download (695kB) |
|
|
Text (PUJI ASTIYANI)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (477kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (638kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (716kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (705kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (714kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (918kB) |
Abstract
Latar Belakang : Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah di dunia. Penyakit stroke atau biasa disebut juga dengan serangan otak yang terjadi ketika sesuatu menghalangi suplai darah ke bagian otak atau ketika pembuluh darah di otak pecah Tujuan: Latihan Fungsional dengan Bola Karet Bergerigi pada Pasien Stroke Non Hemoragik sebagai Upaya Meningkatkan Kekuatan Otot Melalui Stimulasi Taktile dan Motorik Metode: Metode penelitian ini adalah case report dengan cara pemberian pendidikan kesehatan dan memberikan intervensi terkait dengan latihan fungsional dengan bola karet bergerigi pada pasien stroke non hemoragik sebagai Upaya meningkatkan kekutan otot. Hasil: Hasil intervensi yang didapatkan setelah dilakukan tindakan selama 4 hari, di dapatkan hasil bahwa pasien mengatakan tangan sudah bisa diangkat secara maksimal dan sudah tidak terasa berat, kekuatan meningkat sebelum dilakukan latihan genggam bola karet kekuatan otot tangan kiri 3 dan setelah dilakukan latihan genggam bola karet bergerigi kekutan otot menjadi 5 Kesimpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa Penerapan genggam bola karet bergerigi ini berpengaruh dan mampu meningkatkan kekutan otot pada pasien stroke yang mengalami gangguan mobilisasi fisik pada ekstermitas atas. Pada pasien kelolaan terjadi peningkatan kekutan otot sebelum dilakukan intervensi genggam bola karet kekutan otot 3 dan setelah dilakukan terapi genggam bola karet bergerigi kekuatan otot menjadi 5 di ukur dengan menggunakan MMT (Manual Muscle Testing). Kata Kunci: Latihan fungsional, kekuatan otot, genggam bola karet bergerigi, pasien stroke Non Hemoragik Xiv + 61 halaman + 5 gambar + 2 tabel + 1 grafik + 7 lampiran Kepustakaan : 21, 2015-2025
| Item Type: | Thesis (Karya Ilmiah Akhir) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Latihan fungsional, kekuatan otot, genggam bola karet bergerigi, pasien stroke Non Hemoragik |
| Subjects: | 600 Teknologi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi 600 Teknologi > 610 Ilmu Kedokteran > 615 Farmakologi & Ilmu Terapi > 615.8 Terapi Fisik dan Lain-Lain Terapi |
| Divisions: | Prodi Pendidikan Profesi NERS |
| Depositing User: | Niken R. Kusumadewi |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 04:44 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 04:44 |
| URI: | http://repo.stikesbethesda.ac.id/id/eprint/6552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
